“Bertumbuhlah lalu bertebaran-lah di muka bumi sesuai dengan amanat penciptaan yang engkau terima dikala engkau sempat begitu amat melekat dan kemudian bergantung akibat bercampur baurnya 2 cairan yang hina.

Berkembanglah sesuai jalur-jalur fitrah-mu, dan kepakanlah otot-otot pekarya yang engkau miliki untuk menyesapkan asa di muka bumi. Suguhkanlah pada-Nya kesungguhan karya yang dapat engkau jadikan memoar bekal esokmu.”

Halaman-halaman kedepan akan menjadi gores ukir kisah kehidupan, wacana pemikiran dan sumbangsih saya—Perempuan dari keluarga Indonesia, yang kesehariannya sebagai seorang anak perempuan, istri dan ibu dari anak-anaknya. Saya berasal dari ranah minang, besar di pulau Kalimantan dan melanjutkan pendidikan kehidupan tiada akhir di pulau Jawa, Jakarta dan sekitarnya.

Saya mencintai dunia kepenulisan. Bak terlahir untuk menyampaikan gagasan melalui media tulis, saya menyengaja di usia-usia terkini untuk memfokuskan diri mengelana di rimba kata. Sebagai seorang dokter yang juga mencintai profesi luhurnya, seorang perempuan yang ingin menyuguhi kesungguhan menjadi istri, ibu dan anak di keluarga saya. Dan sebagai hamba Tuhan dan anak perut bumi pertiwi, saya hendak meramu paduan yang unik, kreatif, tumbuh dan menumbuhkan lewat pilihan saya terkini.

Jadi ini Blog Apa Dong ?

Blog ini ditulis oleh seorang pemikir yang senang menyendiri ke dalam Rimba. Jadi blog ini adalah rimba belantara si irnosaurus (sebutan sinicenopy versi Rimba). Isinya bisa dilihat digambar ini ya Cakep (: Pembaca dan pengkepo setia sinicenopy.com), tring-tring *____* *____*

Soft Peach Nature Girl Collage Book Cover

Jadi ceritanya teh ini blog jadi peraduan isi kepala dan jiwa si Mak Saurus. Bahwa ceritanya dirinya sudah makin menyadari amanah pertama dan utama adalah membakti sebagai Ibu bagi anak-anak—jadilah blog ini akan banyak berisi tulisan dan bercerita tentang tema-tema parenting ( yang  disini di tajuki home-education). Beberapa bulan terakhir si emak Saurus banyak buka jurnal-jurnal penelitian akan dampak dunia pengasuhan, metode pendidikan dan membaca berbagai buku bertemakan pendidikan karakter.

Kenapa milihnya istilah home-education ? Karena memang si Emak melihat ketersambungan antara pengasuhan (parenting, nurturing) dan pilihan metode-didik (education; learning) yang ia pilih kedepannya bagi anak-anak. Dan bagi dirinya itu penting. Hasil dari pengasuhan, pendidikan dan tujuan hidup haruslah beredar di satu orbit yang sama.

Lalu blog ini akan juga diisi oleh pertautan antar berbagai bidang ilmu pengetahuan, utamanya fitrah manusia sesuai mengapa ia diciptakan, brain and mind science (neurosains), human physiology (fisiologi tubuh manusia) dan konsep-konsep beririsan antar pengetahuan. Dari induk fundamentalnya hingga eksekusi how to (aplikasinya) di dunia nyata kehidupan sehari-hari. Terus terang, doi bukanlah pollower atau penanti tips-tips berdasar pengalaman personal :D. Karena sejujurnya doi kerap dibingungi oleh tips-tips, yang mana seringkali tiap pemberi tips akan memberikan pemahaman dan pengalaman yang berbeda-beda :D.

Manusia tentunya jauh tercerahkan pabila memahami sesuatu sebagai konsep besar—biasanya dari basis fundamentalnya, lalu di preteli hingga ke how to, bukankah sejatinya seperti itu? Tentu saja tetap tips-tips ada tempatnya kita butuhkan, semisal ke restoran A baiknya jam berapa lalu best seller cuisine nya apa, baiknya pilih paket apa nggak , dll. Tapi  hal-hal semacam dunia pengasuhan, pendidikan, berkeluarga dan bekerja yang teramat fundamental, sebaiknya jangan sekedar melakukan dan mengikuti tips-tips. Kita semestinya harus berangkat dari pertanyaan, “ujung akhirnya untuk apa ?” Ya tentunya tujuan hidup—yang kemudian kita terjemahkan ke dalam visi dan misi kita. Misalnya, kita selaku orang tua, kemudian keluarga dan menanamkan hal tersebut agar juga dapat di terima bawah sadar anak-anak kita yang menjadi pondasi yang akan mereka kayakan sendiri seiring mereka semakin mendewasa. 🙂

Mengenal Author

Nama blog diambil dari nama panggilan blogger yaitu “Cenopy“. Biar apa ? Agar ga susah-susah me-niche-kan blog ini hahaha. Menurut pakar-pakar blog, niche begitu penting. Tapi lebih penting dari memikirkan niche di awal adalah saya memikirkan siapa diri saya dan dari sana manfaat seperti apa yang hendak saya berikan sebelum saya membatasi siapa yang akan membaca blog saya. Jadi blog ini nantinya harapan saya adalah ruh diri saya yang saya tuangkan dalam wujud tulisan.

“Terlebih penting adalah, saya memikirkan siapa diri saya dan dari sana manfaat seperti apa yang hendak saya berikan sebelum saya membatasi siapa yang akan membaca blog saya”

Jadi cukup jauh ya perbedaannya, pabila niche menentukan fokus batasan, ini penulisnya agak-agak terendus aroma egosentris memusat ke dirinya dan dunia yang seolah berputar mengikuti kemauannya hahaha. Selain egosentris tampak nyata gurat-gurat narcisme kronis dan komplikasi dari pemikirannya hahaha.

Nah kenapa begitu ya cakep, karena saya butuh ini bukan hanya untuk teman-teman pembaca dan peng-kepo, tapi saya juga butuh memenuhi kebutuhan penyaluran diri saya sendiri. Kalau ga di-ejakulasikan akan timbul marabahaya dan kehancuran dunia rimba belantara.

Pentingnya Mengenal Diri sebelum Memfokusi suatu Bidang

Bidang dimaksud disini adalah sarana berproduktif ria. Setelah memahami kekuatan diri sendiri, yang selanjutnya saya sebut talents “trait lahiriah nan disukai sangat dan produktif” saya memutuskan untuk mensyukurinya dengan melakukan pengasahan demi pengasahan. Seorang ideation, ya itulah irnosaurus—si mahluk rimba yang kalau tergabung di kerumunan dia akan ngomong segala rupa yang aneh bin ajaip sehingga sekitarnya merasa aneh dan agak kurang akur  dengan apa isi kepalanya. Sebagian besar diri saya adalah introvert pemikir yang menggunakan dominasi otak kanan (intuitif) dan sisanya juga menikmati dunia sosial berelasi dengan dunia manusia :D. Pun saya dijelmai naluri-intuitif, masih menyisa di diri saya analisa logis yang lumayan lah kadarnya, sehingga jatohnya ga ngawang-ngawang banget ke dunia lain hahaha 😀 dan bisa jadi dokter yang didominasi evidence based molo ocehannya.

Dan berikut ini profil saya. Si lamban nan tergopoh-gopoh dalam Rimbanya :

1

2

Tiap torehan pengalaman atau rencana kedepan yang telah sesuai dengan siapa diri saya dan dan pada akhirnya mengisi tiap elemen misi hidup berharap  agar kelak menjadi ladang amal manfaat hingga ibadah yang besar bagi saya. Aamiin 🙂

Kelemahan Diri saya

Semua manusia memiliki kelebihan (kekuatan) sekaligus kelemahan. Keduanya mesti ada karena sudah sunnatullah kehidupan untuk saling mengenal, memberi manfaat dan melengkapi satu dengan lainnya. Inilah formula keseimbangan. Maka kenalilah juga kelemahan diri kita sendiri agar kita tahu diri dan paham bagaimana menyiasati akibatnya dan mencegah kerugian akibatnya.

Dan inilah kelemahan diri saya:

  • Lamban dan tergopoh-gopoh, maka bersabarlah ketika teman-teman bermain atau memerlukan bantuan saya 😉
  • Tidak rapih dan tidak terstruktur, saya sampai ikut kelas bebenah agar getting a lil bit organized
  • Kurang disiplin, masih suka telat dan ga on time kalau janjian. Tapi insyaallah ai selalu report ke pihak yang berkaitan.
  • Pemalas mengerjakan house-work. Kebetulan banget sejak punya anak saya kurang bisa mempercayai manusia lainnya di zaman ini. Sehingga imbasnya, sebagai mahluk rimba belantara, saya turut sulit menemukan asisten untuk pekerjaan rumah. Maka sayapun pada akhirnya menyiasatinya dengan berbagai hal. Dari delegasi ke laundry, masak yang ga tiap hari dan lain-lain. Alhamdulillah paksu memahami ini dan berbagiklah kami mengerjakan pekerjaan rumah bersama-sama.

Nah setelah memperkenalkan diri dan rimba blog ini, semoga saja para cakep kian betah mantengin tiap postingan eikeh yaa. Insyaallah media sosial eikeh sudah eik validasi semoga isinya konten-konten bermanpaat yang bisa jadi ladang jarriyyah pas ditinggal mati. monggo mampirin juga, pollowin juga yaa cakep, tring…tring…*_____* *_____*

catet yaaa ig : @sinicenopy, fb : irnova’cenopy’suryani. Dan ig bisnis dan sosial kuh menyusul yaa hahaha “kesempatan”

Makasih banget yaa Cakeeep, nais tumit yu 🙂