Membenamkan Sel-Sel Berbenah Ke Dalam Otak : Berbenah 1x Untuk Seumur Hidup

Lovely Task 1📝

Hyippieeee libur, Gong Xie Fat Choi, Chinese New Year …

Ya tak sulit ditebak, aura sapaan saya diatas sangat positif dan gembira. Mengapa hayooo ? Karena saya sedang diliputi aura blink-blink ∗spark joy∗ ketika mengerjakan tugas kelas Shokyuu Intensive Class pertama. Bagaimana tidak yess? Kelas ini benar-benar hadir disaat yang tepat! Saya sudah sangat butuh metode berbenah yang digadang-gadang bisa seumur hidup ituh.

Saya seringkali skeptis terhadap suatu paham, tapi sebetulnya saya sangat terbuka pada berbagai hal, apalagi yang filosofis. Ketika membaca Buku Jeng Kondo (Marie Kondo), The Life Changing Method Of Tidying Up, pusara pikiran saya masih berada di kubu tengah tak terpolarisasi untuk langsung terilhami oleh jeng Kondo ini. Resistensi saya masih mengemuka walaupun kadarnya sudah jauh lebih baik, tentang penerimaan konsep sederhana, konsep kehidupan yang dikaitkan dengan seni berbenah oleh Marie Kondo.

Memang buku itu tak habis sekali baca oleh saya. Bukan karena buku ini tidak menarik ataupun buku ini ribet tak berguna—Bukan, bukan itu. Bukanlah hal aneh bagi saya untuk tak habiskan buku dalam sekali baca, ya iyaalahh, saya habisin sebakul nasi dan 2 potong goreng pisang kalau lagi baca ha ha :p.Saya memang jarang membaca habis sekali waktu, karena saya sering berpindah-pindah buku, untuk itu tak ada buku yang tak kebagian oleh saya, ha ha ha. Nah, setelah suatu kesempatan yang tak mungkin kebetulan itu, saya sedang membaca buku ini (pekan kedua), ada seseorang yang menginfokan kelasnya, dan blassss langsung saya kepoin ig @konmariindonesia. Dan terdaftarlah saya, yang kala itu 2 hari lagi pendaftaran kelas intensif ditutup. Jodoh yass!

Setelah mengikuti materi 1-2 kemudian membaca hanashimasyu teman-teman perdana. Saya mulai memahami dan menerima konsep ini lebih baik. Dimana mind set lah kunci awal perubahan dalam Konmari, dan itulah kunci utama. Wajar saja metode ini bisa berhasil, apabila isi kepala juga sudah satu visi.

Dan tibalah saya mengerjakan tugas-tugas berikut :

📝TASK 1 – program “shokyuu” Intensive Class

Setelah mempelajari materi 1 & 2 serta berdiskusi di grup, kini giliran Anda untuk merealisasikan pemahanan dari materi kedalam Task📝.

Berikut adalah pemaparan task dan panduan Anda dalam berproses berbenah dengan menggunakan metode KonMari.

*Task 1*⤵

1⃣ *Gali Motivasi Anda*📝
Di tugas ini saya diminta menjawab motivasi saya untuk berbenah, gali motivasi itu dan paparkan secara detil dan lengkap mengapa saya ingin perubahan dalam diri saya.

Motivasi Saya ingin berbenah dan mengubah mind set dan melkukan pembenahan Rumah adalah :
  • Dorongan dari dalam diri, setelah membaca buku 1 Konmari, saya mulai berpikir, bahwa saya bukanlah si random yang tidak betah bertahan dalam kerapihan, bukanlah si random yang pusing kalau orang lain mencoba membersihkan barang-barang saya, dan bukanlah si Irnova yang tak suka kerapihan, keteraturan dan kebersihan. Saya juga bukanlah materialis. Saya hampir-hampir bisa dihitung jari dalam membeli pakaian. Membeli make up 3-6 bulan sekali. Memenuhi kebutuhan kecantikan sendiri di rumah, saya mengutamakan bahan-bahan alami. Saya mulai sadar pola asuh sangat berperan dalam diri saya. Bagaimana saya memposisikan berbenah dan keteraturan dalam penataan barang. Mungkin sebelumnya saya tempatkan keutamaannya di no urut 12. Ya ampun, saya bisa hidup dalam keberantakan. Kamar tidur saya di kost/ rumah pernah ditiduri oleh pakaian dan buku, bukan orang yang punya kamar (awwww). Ibu saya adalah orang yang “tak pernah membuang”, baginya membuang adalah dosa. Baginya membuang adalah pemborosan, segala sesuatu yang masih bisa dihabiskan, dipakai nanti, dialih fungsikan itu harus disimpan. Tak heran kamar ibu adalah representasi gudang yang tinggal dalam kamar. Ya ampuun, saya menerima selama ini bahwa keadaan dan perilaku seperti itu hak tiap orang, memang ciri manusia. Bahwa ada yang nyaman dengan kerapihan dan ada yang justru aman dnegan keberanatakan. Dasyat ya! mind set itu saya install selama berpuluh tahun lamanya. Kini saya tahu bahwa fitrah manusia adalah “bersih, indah dan rapih” tidak ada manusia yang benci hal tersebut ! Yang awalnya saya bingung kenapa ada manusia yang sama sekali tidak bisa lihat ketidak rapihan, ketidak teraturan dan kini saya ternyata yang harus mengalami pendaran seperti ini.
  • Menumpuk barang yang tidak membahagiakan atau diperlukan ternyata adalah awal dari bencana berantakan! Dan saya benar-benar diberi petunjuk kearah ini. hp saya hang karena over crowded data. Data yang jarang saya alirkan, jarang saya kategorisasikan teratur. Saya benar-benar dapat pelajaran berharga dari kisah ini. Hampir saja saya melembirukan hp yang dibeli dengan sangat mahal (menurut saya) diakibatkan hp tersebut hang tak terselamatkan. Syukurnya Tuhan hanya mencoba memberi analogi agar saya dapat memahmi. “Beginilah hidup, Nov!” akibat kelalaian menyusun, bersih-bersih. Beginilah gambaran otak mu! apabila menumpuk memory di dalamnya. Beginilah gambaran tumpukan barang di rumah mu, apabila mereka tak dipergunakan sebagaimana mestinya :(. Satu-satunya kabar baik, saya ga sulit move on dari masa lalu, eh boong deh eh iya kali deh hahahha 😀
  • Suami yang dibesarkan dengan kerapihan, keteraturan dan terbiasa emmbuang barang habis pakai/sudah khatam difungsikan sesuai namanya. Ia sangat sabar! hidup bersama istri dan ibu saya yang memiliki tingkah polah berbeda dengan keluarganya. Rumahnya yang tak pernah berantakan, rapih, plastik dilipat, barang-barang ditemapatkan dan jelas diketahui pemiliknya, Rumah yang lowong, ya itu semua sebenarnya adalah dirinya. Hingga suatu ketika saat saya mengerjakan tugas indikatir keluarga, visi keluarga yang dikehendakinya adalah “Rumah beriman” ya rumah bersih dan nyaman. O M G, PLAK PLOK!!! Tertampar oleh keimanan dalam diri bahwa kebersihan sebagian dari keimanan ditambahi harapan suami yang sedemikian rupa. Saya sudah harus menenempatkan posisi berbenah di urutan teratas. Tentu saja berbenah Konmari yang seumur hidup dampaknya memberikan kelegaan pikiran, jiwa dan WAKTU !
  • Waktu. Alasan saya tidak menomor-ataskan berbenah adalah waktu. Saya lebih mengutamakan urusan domestik masak, mengurus dan mendidik anak dibanding sering berbenah. 2 jam pasca berbenah, bocah-bocah sudah akan berbenah ala mereka.”Inside a messy house, there re happy children” Aduh… bermata 2 pake bingit yas! Saya memiliki rangkaian aktivitas padat, no ART. Dari domestik hingga publik adalah aktivitas yang saya geluti setiap hari. Jadi waktu adalah keutamaan bagi saya. Tapi teryata berbenah ini membuat saya melambat. Baik saat melakukannya secara harian ataupun apabila tidak melakukannya, kondisi semrawut membuat pikiran dan jiwa mudah terpengaruh

2⃣ *Visualisasikan Gaya Hidup Ideal Anda*

Setelah menemukan motivasi dari dalam diri, saatnya Anda tarik secarik kertas untuk menggambarkan impian suasana hunian Anda. 👨‍👩‍👧‍👦Apabila Anda berkeluarga, ajak diskusi keluarga Anda bagi yang sudah berkeluarga. Sampaikan semua harapan Anda dan tampung semua ide dan kesepakatan dari anggota keluarga.
👩🏽/🧑🏻Apabila Anda hidup sendirian, ngekos misalnya maka carilah sesuatu yang memantik keinginan Anda dalam berbenah.

*Imagine and visualize your ideal lifestyle*

  • Rumah Beriman : “Bersih & Nyaman.” Di dalamnya pikiran penghuninya bersih-suci, tenang, simpel/sederhana. Daily life activity, urusan domestik sudah jelas efisien waktu-waktunya sehingga penghuninya (seluruh anggota keluarga) bisa fokus berkarya, meraih impian dan mengembangkan potensi diri. Untuk diri saya sendiri, saya bisa fokus berkarya dalam dunia home education, dunia profesi neuroscience for kids, bisnis dan kepenulisan. Saya harus sudah selesai dengan urusan perdomestikan saya agar tenang berkarya untuk keluarga dan masyarakat !

*Pikirkan rumah seperti apa yang ingin anda dan keluarga anda tinggali dan bagaimana anda akan tinggal di dalamnya. Lalu visualisasikan dalam bentuk sketsa atau tulisan. Bisa juga dengan gambar2 yang anda cari dari majalah ataupun internet. Pastikan semua yang anda harapkan dari impian anda adalah sesuatu yang doable dan achievable setidaknya dalam waktu 6 bulan kedepan. Manfaatkan semua benda dan bagian rumah yang ada saat ini. Jadi bukan berisi angan2 yang muluk dan akan sulit dicapai.

Visi fisik Rumah : Lapang, Lowong, segar dan naturalis. Dominasi warna putih dengan aksen-aksen tertentu. Akan ada renovasi di beberapa titik yang terukur. Doable and achieveable, diantaranya :

  1. Saya ingin mengganti kramik lantai rumah sehingga semua memiliki lantai putih. Sebagian sudah putih, hanya tinggal sisanya dan diberikan aksen kayu dan rerumputan.
  2. Memiliki Dapur dan meja makan yang cukup untuk jumlah penghuni (sebelumnya terlalu besar sehingga mempersempit ruangan). Dapur dan meja makan dengan konsep terbuka langsung menghadap taman. Hanya tampak perabot dapur yang memadai dan saya senangi untuk memasak.

    model-dapur-semi-terbuka-minimalis

    Dapur terbuka, terintegrasi dengan meja makan, sederhana dan naturalis. credit : minimalisxrumah.com

  3. Saya memiliki home office dan menggemari menulis. Pusat kegiatan berkarya, menulis, mengkonsep aktivitas seluruh peran. Kami berencana menempatkan home office di lantai atas, meja kerja menghadap jendela. Dan terintegrasi (tanpa sekat tegas) dengan ruang home education (belajar dan bermain), ruang keluarga dan peristirahatan.
    meja-kerja-yang-rapi

    Home office di dominasi nuansa putih naturalis, di lantai 2 menghadap jendela dan balkon. Terintegrasi dengan library, home education room, resting room.

     

    IMG_0090

    Suasana Konmari Home Office-desk yang sekarang ada dirumah. Area ini memungkinkan saya dinamis dan multitasking mengasuh anak yang masih balita dan melakukan pekerjaan domestik. Setelah di konmari, tampak hanya materi spark joy yang saya letakan

  4. Lantai atas difungsikan untuk laundry dan ironing room, tempat work out dan taman “little jungle” area.
  5. Kamar tidur yang bernuansa tenang, meredam dan berakses semangat apabila terjaga. Ruang pakaian yang di lemarinya hanya ada pakaian spark joy, tas, aksesoris dan sepatu spark joy :). 
    18f792e3560aee89a228a6832c293520

    Ruang pakaian bersama suami, terbuka (lemari full kaca), memungkinkan saya cepat memilih pakaian, terintegrasi dengan kamar tidur.

    credit from : pinterest

  6. Halaman depan yang tertata, ada kolam air mengalir (membuat ide terus mengalir dan tenang), nuansa naturalis, tempat duduk dan meja tamu warna putih. Kendaraan2 terususun rapih dan tidak makan tempat.

3⃣ *Pasang Jadwal*
Februari : Konmari Dapur, Fridge organizing, Konmari Clothes, tahap perencanaan renovasi beberapa titik.

Maret : eksekusi renovasi, prioritas halaman, dapur, lantai bawah dan cat kamar.

April : Menyelesaikan konmari seluruh titik, mengurangi gudang. Mulai menempatkan sarana home education da rumah literasi Tipar.

 

Target Konmari Full House Tuntas sebelum Ramadhan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: