Eklektika Si Mak Cenopy Tanpa Titik,

“Bertumbuhlah lalu bertebaran-lah di muka bumi sesuai dengan amanat penciptaan yang engkau terima dikala engkau begitu amat melekat dan bergantung sebagai cairan yang hina.

Berkembanglah sesuai jalur-jalur fitrah-mu, dan kepakanlah otot-otot pekarya yang engkau miliki untuk menyesapkan asa di muka bumi. Suguhkanlah pada-Nya kesungguhan karya yang dapat engkau jadikan memoar bekal esokmu.”

Halaman-halaman kedepan akan menjadi gores ukir kisah kehidupan, wacana pemikiran dan sumbangsih saya, seorang perempuan dari keluarga Indonesia, yang kesehariannya sebagai seorang anak perempuan, istri dan ibu dari anak-anaknya. Saya berasal dari ranah minang, besar di pulau Kalimantan dan melanjutkan pendidikan kehidupan tiada akhir di pulau Jawa, Jakarta dan sekitarnya.

Tiada yang spesial dari diri saya. Terkecuali sebuah asa yang kelak ingin saya ceritrakan dan saya abadikan bagaimana saya meraihnya. Kini biarkanlah ia hanya menggelora dalam gemuruh batin yang mendamba. Diparuh 30 ini, saya ingin sekali menggenapkan visi melalui rajutan karya bertaut karya dalam kehidupan. Dari keping-keping kecil yang tersusun hingga kelak tanpa sadar bisa dilihat dengan senyuman penuh rasa syukur.

Semoga apa-apa yang saya tuliskan di laman-laman pribadi saya ini, dapat menghadirkan manfaat bagi siapapun yang membacanya.

%d blogger menyukai ini: